- Produk makanan dan minuman menjadi yang terlaris di Tokopedia dan TikTok Shop selama kuartal 1 tahun 2025 atau Januari-Maret 2025.
Demikian dipaparkan Communications Senior Lead Tokopedia dan TikTok E-commerce, Antonia Adega, saat jumpa media bertajuk "Tren Jual Beli Online di Tokopedia dan TikTok Shop Kuartal I 2025" di The Saigon, Jl Letjen Hertasning No 40, Makassar, Selasa (22/4/2025) siang.
Ia mengatakan, kategori makanan dan minuman mendominasi penjualan, baik melalui platform Tokopedia maupun TikTok Shop.
"Kategori makanan dan minuman mencatat pertumbuhan sebesar 5,53 persen pada kuartal II 2024, dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 6,97 persen pada kuartal I 2024,” ujarnya.
"Kalau melihat data internal Tokopedia dan TikTok, makanan dan minuman jadi produk paling menarik di kuartal I 2025,” tambahnya.
Produk terlaris berikutnya adalah fasyen kemudian produk kecantikan dan perawatan tubuh.
Di kategori makanan dan minuman, yang paling laris adalah produk coklat dan cemilan. Terutama saat momen Ramadan dan Lebaran 2025, kue kering dan hampers jadi buruan.
Jenis makanan dan minuman yang terlaris adalah produk seperti cokelat dan camilan ini terlari secara nasional maupun juga lokal di Sulsel.
"Kemudian disusul kategori bahan masakan, kalua nasional lebih laris bagian perminyakan. Sedangkan di Sulawesi Selatan produk seperti bakso, bawang, aneka sambal, dan abon mendominasi penjualan,” kata Adega.
Meningkatnya penjualan di Kuartal 1 2025 ini tidak lepas dari penggunaan platform yang tepat. Nah, saat ini, jualan live streaming sudah mewabah dan mumpuni dalam memasarkan produk UMKM.
Salah satunya adalah TikTok Shop.
TikTok Shop, media sosial yang berafiliasi dengan Tokopedia dalam penjualan, terbukti telah banyak membantu penjualan Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM di Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan, utamanya, usaha kuliner.
Untuk memfasilitasi UMKM, Tokopedia dan TikTok Shop menghadirkan 3 kampanye di kuartal 1 tahun 2025 ini.
Ketiga kampanye tersebut adalah Beli Lokal, Promo Guncang, dan Ramadan Ekstra Seru.
Program ini menyasar segmen pasar berbeda namun saling melengkapi dalam meningkatkan visibilitas dan penjualan produk lokal di platform digital.
Tiga kampanye besar ini berhasil mendorong pertumbuhan transaksi para pelaku usaha lokal, khususnya dari sektor makanan dan minuman yang banyak berasal dari Makassar dan Sulawesi Selatan.
“Melalui kampanye Beli Lokal, kami menyediakan halaman khusus yang dirancang untuk mempromosikan produk-produk dari penjual lokal. Ini menjadi panggung khusus pelaku usah local untuk menjangkau konsumen di seluruh Indonesia,” ujar Antonia Adega.
Program Beli Lokal terbukti efektif, dengan rata-rata peningkatan transaksi mencapai 9 persen selama kuartal I 2025 bagi para pelaku usaha yang ikut serta.
Adapu kampanye "Promo Guncang" berlangsung setiap tanggal 4 di setiap bulannya. Program ini menawarkan berbagai potongan harga dan penawaran menarik yang secara langsung mendorong kenaikan transaksi secara signifikan.
“Penjual yang berpartisipasi dalam Promo Guncang bahkan mengalami peningkatan transaksi lebih dari 100 persen," papar Adega.
Sementara itu, momen Ramadan 2025 dimaksimalkan lewat kampanye Ramadan Ekstra Seru, yang menghadirkan diskon dan penawaran khusus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan suci. Tidak hanya menguntungkan pembeli, kampanye ini juga memberi dampak luar biasa bagi penjual.
“Penjual yang aktif berpartisipasi dalam kampanye Ramadan, khususnya yang melakukan live streaming saat sahur, mencatat lonjakan transaksi hingga 24 kali lipat dibandingkan hari biasa,” ungkapnya.
Selama kampanye ini, Tokopedia dan TikTok Shop memberikan benefit, contohnya gratis ongkir.
Adega menambahkan bahwa TikTok Shop telah ditonton sebanyak 2,8 milia kali dan lebih lebih dari 200 juta pengguna Tokopedua maupun TikTok Shop.
"Ini adalah potensi yang luar biasa yang bisa dimanfaatkan pelaku usaha di Indonesia, termasuk usaha lokal, agar bisnisnya makin maju," tutup Adega.
Live Streaming 10 Jam, Terima 3.000 Order Per Bulan
Salah satu UMKM yang sukses memanfaatkan live streaming Tokopedia dan TikTok Shop dalam meningkatkan penjualan adalah Big Bananas.
Indri mengawali usahanya pada tahun 2017 lalu dengan bahan utama pisang. Ia memanfaatkan momen saat itu di mana di Jakarta dengan hype pisang nugget.
Awal-awal, ia hanya memasarkan pisang nugget dengan berbagai varian. Saat mulai berkembang, ia pun mengajak ibu-ibu tetangga rumahnya ikut membantu mengolah usahanya.
Seiring berkembangnya usaha, Indri pun merambah kripik pisang. Namun, bukan sembarang kripik, ia membuatnya menarik dengan pilihan toping yang menarik, ada cokelat, macha, dan balado.
Indri mengatakan, jika nugget, tidak bisa tahan lama sehingga pasarannya hanya di sekitar Makassar dan Sulsel.
Karena itu, ia membuat kripik yang bisa tahan hingga 1-2 bulan sehingga bisa dinikmati di daerah lain.
Khusus untuk kripik yang dijual melalui online Tiktok Shop ada 4 varian toping yaitu Balado, Coklat, Tiramisu, dan Macha.
Sedangkan jika offline di toko, disediakan lima varian rasa dan ada menu pisang lainnya seperti pisang wijen, banana rolls, dan nugget.
Sejak tiga tahun terakhir ini Indri memanfaatkan e-commers Tokopedia untuk memasarkan produknya. Bahkan, dua tahun terakhir ini mulai aktif di TikTok Shop.
Berdiri sejak 2017 dan dikenal utamanya lewat produk pisang nugget, Big Bananas juga aktif menjual produk kulinernya melalui Tokopedia dan TikTok Shop, secara live streaming.
“Awalnya cuma coba-coba karena lagi ramai pisang nugget di Jakarta. Ternyata di Makassar banyak yang suka. Dari situ kami kembangkan dan sekarang sudah punya 15 cabang,” ujar Indri
Pisang dipilih sebagai bahan utama karena mudah didapat dan digemari semua kalangan usia. “Pisang itu bahan yang gampang ditemukan, Sulsel juga menjadi penghasil pisang, dan semua umur suka,” tambahnya.
Di era digital, Indri mengakui penjualan semakin mudah berkat kehadiran platform online. Produk Big Bananas kini tidak hanya tersedia di toko offline, tapi juga dapat dipesan dari seluruh Indonesia melalui Tokopedia dan TikTok Shop.
“Alhamdulillah Tokopedia dan TikTok sangat menunjang. Sekarang Big Bananas bisa dikirim ke luar Makassar lewat inovasi keripik pisang,” katanya.
"Orderan sampai ke Sumatera dan daerah lain di Indonesia," ucapnya.
Seluruh bahan baku Big Bananas berasal dari pemasok lokal Makassar. “Kami 100 persen pakai bahan dari Makassar, tapi jualannya sudah ke mana-mana,” tambahnya.
Untuk strategi pemasaran, Big Bananas sangat aktif di TikTok, terutama melalui live streaming. Dalam sehari, tim Big Bananas bisa melakukan siaran langsung selama 8 hingga 10 jam. Selain itu, mereka juga rutin mengunggah konten.
“Penjualan online kami 90 persen dari live streaming. Setiap hari kami upload konten juga. Kami terus belajar dan adaptasi,” ujar Indri.
Hasilnya fantastis. Kini, Big Bananas mendapatkan hingga 3.000 order per bulan. Indri mengaku menghabiskan 300 sisir pisang sehari untuk memenuhi orderan.
(*)
Posting Komentar untuk "Januari-Maret 2025,Produk Makanan dan Minuman Terlaris di Tokopedia dan TikTok Shop"